<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Teh Ulle &#187; RUANG KERJA</title>
	<atom:link href="http://akurury.wordpress.com/category/ruang-kerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akurury.wordpress.com</link>
	<description>Rumah maya Ulle</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Mar 2009 07:15:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akurury.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ba0f86f3716ce23f2dce39a6d87a5231?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Teh Ulle &#187; RUANG KERJA</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akurury.wordpress.com/osd.xml" title="Teh Ulle" />
		<item>
		<title>MEMBANGUN KREDIBILITAS</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2009/02/09/membangun-kredibilitas/</link>
		<comments>http://akurury.wordpress.com/2009/02/09/membangun-kredibilitas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 08:40:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUANG KERJA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[PERTAMA : &#8220;Aku Harus Jujur Yang Terbukti dan Teruji&#8221;
Aku menyadari bahwa kejujuran adalah perilaku kunci yang sangat efektif untuk membangun kredibilitas atau bahkan sebaliknya menghancurkanku.
 
Karenanya aku tidak akan sekali-kali berbohong atau terpancing untuk menambah omongan sehingga menjadi dusta walau dengan gurauan sekalipun. Aku hanya akan mengatakan yang aku yakini kebenarannya.
 
Aku tidak akan pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=51&subd=akurury&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">PERTAMA : &#8220;Aku Harus Jujur Yang Terbukti dan Teruji&#8221;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku menyadari bahwa kejujuran adalah perilaku kunci yang sangat efektif untuk membangun kredibilitas atau bahkan sebaliknya menghancurkanku.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Karenanya aku tidak akan sekali-kali berbohong atau terpancing untuk menambah omongan sehingga menjadi dusta walau dengan gurauan sekalipun. Aku hanya akan mengatakan yang aku yakini kebenarannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku tidak akan pernah mengingkari janji, aku pastikan setiap janji yang kuucapkan sudah aku perhitungkan matang-matang, dan aku akan berusaha dengan keras untuk memenuhi janji itu walaupun harus berkorban banyak hal.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku akan tepat waktu dalam segala hal, tidak akan terlambat atau gemar menunda-nunda atau bahkan mengakhirkan padahal banyak kesempatan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Akan kubiasakan untuk mempunyai fakta dan data yang jelas, bersikap terbuka serta tidak bertindak sembunyi-sembunyi atau menyembunyikan banyak hal (tentu saja kekecualian pada hal-hal yang menurut agama patut disembunyikan)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku harus pula memiliki kemampuan untuk mengevaluasi diri, memperbaiki dan bertanggung jawab dengan tulus terhadap apapun yang terjadi sehingga akan menjadikan pancaran yang akan turut menghapuskan kesalahan yang pernah kulakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku tidak akan pernah patah semangat dan berputus asa, peluang untuk berubah sangat luas namun semua butuh proses, percayalah ALLOH Maha Pemberi Jalan dan sangat mudah baginya untuk memuliakan atau menjatuhkan siapapun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> <span id="more-51"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">KEDUA : &#8220;Aku Harus Cakap&#8221;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku menyadari bahwa walaupun kejujuran sudah teruji dan terbukti tapi apabila lalai dalam melaksanakan tugas, tetap akan merontokkan kredibilitas</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Sehingga Aku menyadari sangatlah penting untuk memiliki selera dan tradisi berbuat, berkarya dengan semaksimal mungkin tidak hanya sesuai target bahkan kalau bisa lebih dari target.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Untuk menjadi cakap aku tahu kuncinya, yaitu harus melatih diri, mengembangkan kemampuan wawasan dan keterampilan secara kontinyu dan sistematis sehingga memiliki kesiapan memadai.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Setiap melakukan sesuatu aku mengawali segalanya dengan perencanaan yang baik karena perencanaan yang gagal berarti sama dengan merencanakan gagal. Mottoku &#8220;LEBIH BAIK BERSIMBAH KERINGAT dalam latihan, daripada BERSIMBAH DARAH DALAM PERTEMPURAN&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal">Aku selalu melakukan check and recheck. <span lang="SV">Hal ini agar kesempatan untuk melakukan kesalahan dapat aku minimalkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Segala sesuatu harus aku lakukan dengan kesungguhan, hati-hati dan cermat. Jangan menganggap remeh kelalaian dan kecerobohan karena ini adalah biangnya kesalahan dan kegagalan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dalam setiap tahapan aku harus mengevaluasi diri sebagai kontrol agar aku tidak kebablasan dalam melakukan kesalahan. Percayalah merenung sejenak akan membuat karyaku semakin bermutu. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku harus menyempurnakan amal, karena itu merupakan kenikmatan. Sekali lagi akan aku nikmati menyempurnakan apa yang bisa kulakukan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Jikalau aku tergelincir melakukan kesalahan secara sengaja atau tidak sengaja maka aku tidak akan rontok seakan-akan habislah segala-galanya. Ingatlah kalau nasi sudah menjadi bubur, pola pikirku adalah menjadikan bubur itu menjadi bubur ayam spesial.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">KETIGA : &#8221; Aku Harus Inovatif &#8220;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Aku menyadari bahwa segala sesuatu yang ada akan berubah, di dunia ini tidak ada satu pun yang tidak berubah, satu-satunya yang tetap adalah perubahan itu sendiri. Maka Aku siapkan diri untuk mengikuti perubahan, karena jikalau aku tidak bisa mengimbanginya, akan tergilaslah Aku oleh perubahan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Amatlah rugi bagiku jika hari kemarin sama dengan hari ini, celakalah aku apabila hari ini lebih buruk dari kemarin, ini berarti aku akan tertinggal jauh dan sulit mengejar orang lain yang komit dengan perubahan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Untuk bisa inovatif aku senantiasa banyak membaca dan menulis, sehingga kumiliki perpustakaan pribadi, kusediakan dana untuk membeli bahan bacaan, dan kuluangkan waktu untuk membacanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Akupun harus banyak berdiskusi dan membaca, caranya dengan kucari dan kumiliki banyak teman dari berbagai disiplin ilmu dan kubiasakan untuk terus mendapatkan masukan, baik dengan bertanya atau mendengarkan. Dan kuusahakan pula memiliki progaram silaturahim secara berkala dan terpola, sehingga perkembangan kemampuanku akan semakin terukur.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Akupun harus banyak melihat dan mengadakan studi banding (benchmark). Kunjunganku baik resmi ataupun tidak adalah ketempat yang dapat menambah wawasan, memancing inspirasi, membuka visi baru, yang pasti nuansa-nuansa baru</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">akan sangat membantu membangkitkan potensi yang lama terpendam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Kumiliki waktu luang untuk merenung dan bertafakur tanpa mengganggu kegiatan rutinku. Kucari tempat yang nyaman, kupilih waktu yang tepat. Bagiku sebagai Ummat Islam, ALLOH telah menyediakan tempatnya yaitu tahajjud, dengan simbahan air wudlu, kemudian sujud dan menyerahkan diri. Hal ini berdampak sekali bagiku dalam pengevaluasian langkah yang lebih tepat ke depan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Akupun harus banyak berbuat dan mencoba. Ku tidak pernah takut untuk mencoba. Guru terbaik bagiku adalah pengalaman.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Akupun harus banyak beribadah dan berdoa. Aku sadar bahwa penguasa segala sesuatu adalah ALLOH Azza wa Jalla.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Sungguh kapanpun akan mati aku telah siap dengan segala sesuatunya setelah aku berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk ALLOH, insya Allah semoga apa yang telah kulakukan DAPAT BERMAKNA BAGI DUNIA dan BERARTI AKHIRAT NANTI.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akurury.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akurury.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akurury.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akurury.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akurury.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akurury.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akurury.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akurury.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akurury.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akurury.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=51&subd=akurury&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akurury.wordpress.com/2009/02/09/membangun-kredibilitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d8071dafa66f403cea8a95712f51e5c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIAM ITU&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2009/02/05/diam-itu/</link>
		<comments>http://akurury.wordpress.com/2009/02/05/diam-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 08:29:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUANG KERJA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2009/02/05/diam-itu/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, &#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.&#8221;, hadits diriwayatkan oleh Bukhari.
1. Jenis-jenis Diam
Sesungguhnya diam itu sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=46&subd=akurury&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_66" class="wp-caption alignright" style="width: 98px"><img class="size-full wp-image-66" title="kukupu" src="http://akurury.files.wordpress.com/2009/02/kukupu-b.jpg?w=88&#038;h=136" alt="kukupu" width="88" height="136" /><p class="wp-caption-text">kukupu</p></div>
<p>Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, &#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.&#8221;, hadits diriwayatkan oleh Bukhari.</p>
<p>1. Jenis-jenis Diam<br />
Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:<br />
<span id="more-46"></span><br />
a. Diam Bodoh Yaitu diam karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidakmengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu.</p>
<p>b. Diam Malas Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas.</p>
<p>c. Diam Sombong Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya.</p>
<p>d. Diam Khianat Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji.</p>
<p>e. Diam Marah Diam seperti ini ada baiknya dan adapula buruknya, baiknya adalah jauh lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.</p>
<p>f. Diam Utama (Diam Aktif) Yang dimaksud diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa engan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besardibanding dengan berbicara.</p>
<p>2. Keutamaan Diam Aktif</p>
<p>a. Hemat Masalah Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah.</p>
<p>b. Hemat dari Dosa Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.</p>
<p>c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita.</p>
<p>d. Lebih Bijak Dengan diam aktif berarti kita menjadi pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif.</p>
<p>e. Hikmah Akan Muncul Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah swtakan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.</p>
<p>f. Lebih Berwibawa Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan.</p>
<p>Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti:</p>
<p>1. Diam dari perkataan dusta<br />
2. Diamdari perkataan sia-sia<br />
3. Diam dari komentar spontan dan celetukan<br />
4. Diam dari kata yang berlebihan<br />
5. Diam dari keluh kesah<br />
6. Diam dari niat riya dan ujub<br />
7. Diam dari kata yang menyakiti<br />
8. Diam dari sok tahu dan sok pintar</p>
<p>Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid &#8220;laa ilaha illallah&#8221; puncak perkataan yang menghantarkan ke surga. Aamiin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akurury.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akurury.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akurury.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akurury.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akurury.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akurury.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akurury.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akurury.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akurury.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akurury.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=46&subd=akurury&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akurury.wordpress.com/2009/02/05/diam-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d8071dafa66f403cea8a95712f51e5c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akurury.files.wordpress.com/2009/02/kukupu-b.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kukupu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sura Rahman &#8211; Beautiful, heart trembling quran recitation</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/23/sura-rahman-beautiful-heart-trembling-quran-recitation/</link>
		<comments>http://akurury.wordpress.com/2007/10/23/sura-rahman-beautiful-heart-trembling-quran-recitation/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 01:15:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUANG KERJA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/23/sura-rahman-beautiful-heart-trembling-quran-recitation/</guid>
		<description><![CDATA[


&#160;


       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=31&subd=akurury&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://akurury.wordpress.com/2007/10/23/sura-rahman-beautiful-heart-trembling-quran-recitation/"><img src="http://img.youtube.com/vi/riW4W66ptqI/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<table class="applicationcontainer managementview" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr valign="top">
<td class="content">&nbsp;</td>
</tr>
</table>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akurury.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akurury.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akurury.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akurury.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akurury.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akurury.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akurury.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akurury.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akurury.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akurury.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akurury.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akurury.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=31&subd=akurury&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akurury.wordpress.com/2007/10/23/sura-rahman-beautiful-heart-trembling-quran-recitation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d8071dafa66f403cea8a95712f51e5c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/riW4W66ptqI/2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/</link>
		<comments>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2007 02:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUANG KERJA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/</guid>
		<description><![CDATA[ Manusia merupakan makhluk Allah yang cepat atau lambat akan mati                                     dan kembali kepada-Nya. Akan sangat bahagia, apabila di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=16&subd=akurury&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="left"><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> Manusia merupakan makhluk Allah yang cepat atau lambat akan mati                                     dan kembali</span></span><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> kepada-Nya. Akan sangat bahagia, apabila di akhirat                                            kelak bisa ditempatkan pada posisi yang dekat kepada Allah Swt. </span></span><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> dengan berbagai kenikmatan yang belum pernah dirasakannya di </span></span></p>
<p align="left"><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">dunia ini. Agar kita menjadi hamba Allah yang dekat kepada-Nya dalam kehidupan di akhirat nanti, maka dalam kehidupan di dunia ini kita juga harus dekat kepada Allah. Itulah sebabnya di dalam Islam ada perintah kepada kita untuk melakukan apa yang disebut dengan “upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt.”, yang dalam bahasa agama dikenal dengan “<em>Taqarrub ila Allah</em>”. Sebenarnya Allah Swt. sendiri telah menyatakan bahwa Dia dekat kepada manusia, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah (2): 186:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:16pt;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:16pt;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="rtl"><span style="font-size:16pt;">وإذا سألك عبادى عنى فإنى قريب</span><strong></strong></p>
<p><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“Dan Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu [wahai Muhammad] tentang Aku, maka [jawablah] bahwa Aku dekat”.</span></span></em> <span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Oleh karena Allah begitu dekat dengan manusia, maka apa pun yang dilakukan oleh manusia, Dia mengetahuinya. Bahkan, Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi. Allah berfirman dalam QS. Al-Mujadalah (58): 7:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:16pt;margin:0;">
<p><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“Tidakkah kamu perhatikan bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tiada [pembicaraan antara] lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tiada [pula pembicaraan antara jumlah] yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka, di mana pun mereka berada. Kemudian, Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:16pt;margin:0;">
<p><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Meskipun Allah Swt. telah menyatakan bahwa Dia dekat dengan manusia, tetapi dalam hidup ini begitu banyak manusia yang merasa jauh dari Allah, sehingga tidak merasa diawasi oleh-Nya dan berani menyimpang dari jalan-Nya, serta melanggar ketentuan-ketentuan-Nya.</span></span></p>
<p align="left"><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Agar manusia bisa dekat kepada-Nya, maka Allah mendidik manusia dengan sejumlah peribadatan, mulai dari wudhu, shalat, hingga haji. Semua itu mendidik manusia dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt. Di dalam shalat misalnya, tidak ada manusia yang berani mengurangi jumlah rakaatnya, atau malah tidak wudhu’ meskipun tidak ada orang yang mengontrolnya. Begitu juga saat puasa, tidak ada yang berani berbuka bukan pada waktunya, atau mengurangi jumlah bilangan thawaf dalam ibadah haji. Hal ini dilakukan karena manusia merasa tidak akan sah ibadah yang dilakukannya, padahal sah atau tidaknya hanya Allah yang tahu dan menentukannya. Dari sinilah manusia dididik untuk merasa diawasi oleh Allah Swt.</span></span></p>
<p><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Paling tidak, ada tiga nilai penting atau pengaruh positif dari upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt, yaitu: </span></span><span style="font-size:small;"><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;">Pertama</span></em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;">, memiliki ketenangan dan ketenteraman jiwa. Sebab, dengan dekatnya seseorang kepada Allah, dia selalu merasa diawasi oleh Allah, sehingga dia tidak berani menyimpang dari jalan Allah. Dia juga menjadi yakin bahwa Allah pasti mengetahui segala masalah atau persoalan yang dihadapinya. Dan, kepada orang yang bertakwa kepada-Nya, Allah telah berjanji akan senantiasa memberikan pertolongan, baik dalam bentuk jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi, memberikan rezeki yang tak terduga, maupun kemudahan dalam menyelesaikan segala urusannya. Dengan janji ini, seseorang yang dekat kepada Allah tidak akan risau terhadap kesulitan yang dihadapi dan tidak akan bingung dalam melaksanakan tugas-tugas berat. Kedekatan ini juga membuat seseorang senantiasa membiasakan diri untuk berzikir kepada Allah Swt., sehingga dengan zikir itu hatinya menjadi tenang dan tenteram (QS. Ar-Ra’d [13]: 28). </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;">Kedua</span></em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;">, tidak akan berani menyimpang dari jalan dan ketentuan Allah. Karena dengan dekatnya seseorang kepada Allah, dia menyadari bahwa apapun yang dilakukannya di dunia pasti dalam pengawasan-Nya. Allah mengetahui sekecil apa pun perbuatannya. Apalagi, Allah selalu menempatkan malaikat yang menyertai dan mengawasi manusia guna mencatat segala amalnya, mulai dari niat, ucapan, hingga perbuatannya.<span> </span>Allah berfirman dalam QS. Qaf (50): 17-18:</span></span></p>
<p><span style="font-size:16pt;">إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ . مَا يَلْقِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلاَّ لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ . </span><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"></span></em></p>
<p><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“[Yaitu] ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir”. </span></span></em></p>
<p><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Apa yang telah dicatat oleh malaikat dan diawasi oleh Allah atas perbuatan manusia, maka dia harus berani mempertanggungjawabkannya. Sehingga, manakala di dunia dia berbuat baik, maka kebahagiaan akan diperolehnya, dan bila dia berbuat buruk, maka kesengsaraan harus dirasakannya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;">Ketiga</span></em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;">, bertanggungjawab terhadap tegaknya nilai-nilai Islam. Perjuangan menegakkan ajaran Islam di muka bumi ini merupakan keharusan yang mesti ditunaikan oleh setiap manusia sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya masing-masing. Kedekatan diri kepada Allah akan membuat seseorang merasa terkontrol langsung oleh Allah. Sehingga, kalau perjuangan itu tidak dilaksanakan, membuatnya dinilai sebagai orang yang tidak konsekuen dengan keislamannya. Dari sinilah lahir sikap bertanggungjawab terhadap tegaknya nilai-nilai Islam, yang pada gilirannya membuat seseorang selalu berusaha dan berjuang dalam penegakkan ajaran Islam itu sendiri, meskipun hanya seorang diri. Karena itu, Allah menegaskan tentang perbedaaan antara orang yang berjihad dengan orang yang tidak berjihad dalam firman-Nya (QS. Al-Nisa’ [4]: 95):</span></span></p>
<p><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“Tidaklah sama antara orang mukmin yang duduk [tidak turun berperang], yang tidak mempunyai uzur, dengan orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka”.</span></span></em></p>
<p><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Dengan demikian, menjadi sangat jelas bagi kita bahwa mendekatkan diri kepada Allah Swt. merupakan sesuatu yang amat penting dalam kehidupan masyarakat muslim. Sebab, tanpa itu, tidak mungkin akan terjadi kehidupan yang sebaik-baiknya. Oleh karena itu, hendaklah segenap manifestasi aktifitas kita, baik dalam ibadah ritual (<em>mahdah</em>) maupun sosial (<em>mu’amalah</em>), ditujukan dalam rangka “mendidik diri kita untuk selalu dekat kepada Allah Swt.”, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-An’am (6): 163: </span></span><em></em></p>
<p><em><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup, dan matiku hanyalah untuk [pengabdian dan kedekatan diriku dengan] Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Dan, demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”.</span></span></em></p>
<p><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-weight:400;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Dengan senantiasa berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt, maka dengan sendirinya Allah pun akan mendekati kita. Kalau Allah sudah dekat dengan kita, maka kita pun akan merasa aman dan tenteram dalam kehidupan kita. Beribadahpun kita menjadi sangat nikmat. Tidak ada rasa malas, apalagi mau menyimpang dari ajaran agama Allah, karena dengan sendirinya Allah membantu kita untuk tidak menjadi orang-orang malas. Selain itu, Allah jualah yang akan menjaga hati kita dalam beribadah. Semoga kita semua menjadi bagian dari mereka yang memperoleh kesempatan sebagai hamba yang senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya. <em>Baraka Allahu li wa lakum, Amin ya Rabb al-‘Alamin.</em></span></span><em></em></span><br />
<strong>Sumber :</strong><br />
Ditulis  oleh Dr. Muhammadiyah Amin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akurury.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akurury.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akurury.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akurury.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akurury.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akurury.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akurury.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akurury.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akurury.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akurury.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akurury.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akurury.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akurury.wordpress.com&blog=1785962&post=16&subd=akurury&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d8071dafa66f403cea8a95712f51e5c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>