<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Teh Ulle</title>
	<atom:link href="http://akurury.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akurury.wordpress.com</link>
	<description>Rumah maya Ulle</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2009 06:13:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT oleh nurjanah</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-20</link>
		<dc:creator>nurjanah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 06:13:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-20</guid>
		<description>subhanallah,..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT oleh nurjanah</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-19</link>
		<dc:creator>nurjanah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 06:13:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-19</guid>
		<description>subhanaallah,..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanaallah,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT oleh Arin</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-17</link>
		<dc:creator>Arin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 09:46:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-17</guid>
		<description>Aslm pak.,,
Saat mbaca ini sy sdg mghadapi suatu mslh,tp alhamd skrg sdh mlai tenang. Sy mau tanya,
Bagaimana sbaikny langkah2 yg kt lakukan saat menghadapi suatu masalah,tp kita blm merasa dkt dg Allah Swt,padahal kita sdah brupaya bertasbih dan mgingatNy?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aslm pak.,,<br />
Saat mbaca ini sy sdg mghadapi suatu mslh,tp alhamd skrg sdh mlai tenang. Sy mau tanya,<br />
Bagaimana sbaikny langkah2 yg kt lakukan saat menghadapi suatu masalah,tp kita blm merasa dkt dg Allah Swt,padahal kita sdah brupaya bertasbih dan mgingatNy?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT oleh Neni</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-16</link>
		<dc:creator>Neni</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 18:36:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-16</guid>
		<description>Makasi yak pak atas pencerahanny.
Bisa tolong jelasin juga ga agar qt slalu sabar dlm segala hal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasi yak pak atas pencerahanny.<br />
Bisa tolong jelasin juga ga agar qt slalu sabar dlm segala hal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT oleh hudan</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-13</link>
		<dc:creator>hudan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 14:39:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-13</guid>
		<description>Sukron atas tulisannya pak, sya mersa ada tambahan pencerahan..mohon maaf untuk mas tyoz, stau sya dewa dewi tu (seperti zaman yunani) hanya orang-orang yang bertingkah laku baik pada zaman dahulu, namun orang-orang mengagung agungkannya dan sampai mngangkat mereka menjadi dewa-dewi mereka dengan cara dibuatkan patung dsb, hal inilah yang sangat dilarang dalam Islam, Rosululloh sendiri mrnganggap dirinya sebagai manusia biasa yang makan, minum, kepasar dan nikah...Wallahu a&#039;lam bish showab.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sukron atas tulisannya pak, sya mersa ada tambahan pencerahan..mohon maaf untuk mas tyoz, stau sya dewa dewi tu (seperti zaman yunani) hanya orang-orang yang bertingkah laku baik pada zaman dahulu, namun orang-orang mengagung agungkannya dan sampai mngangkat mereka menjadi dewa-dewi mereka dengan cara dibuatkan patung dsb, hal inilah yang sangat dilarang dalam Islam, Rosululloh sendiri mrnganggap dirinya sebagai manusia biasa yang makan, minum, kepasar dan nikah&#8230;Wallahu a&#8217;lam bish showab.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Udang Masak Kecap oleh Admin</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2009/02/23/udang-masak-kecap/#comment-12</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 09:04:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/?p=84#comment-12</guid>
		<description>Coba aja, sesekali pria masak dirumah gampang koq</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Coba aja, sesekali pria masak dirumah gampang koq</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Udang Masak Kecap oleh gugunbakhtiar</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2009/02/23/udang-masak-kecap/#comment-11</link>
		<dc:creator>gugunbakhtiar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 08:48:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/?p=84#comment-11</guid>
		<description>wah..kayanya enak nih,,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah..kayanya enak nih,,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pareto dan kisah Dunia yang tak adil oleh Brondonk Maniz</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2008/01/12/pareto-dan-kisah-dunia-yang-tak-adil/#comment-9</link>
		<dc:creator>Brondonk Maniz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2008 16:33:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2008/01/12/pareto-dan-kisah-dunia-yang-tak-adil/#comment-9</guid>
		<description>Maaf sebelumnya jika saya turut gabung,
1. Keadilan memang hanya merupakan kata, namun dalam hidup ini banyak ragamnya, dunia ini pun dihuni oleh orang2 yang beraneka ragam budaya dan pola berfikirnya.
2. Jika kita berfikir adil, maka mulailah keadilan tersebut dari diri qt sendiri, baru mengarah pada lingkungan qt, baik lingkungan bergaul, keluarga maupun kerja.

Pada prinsipnya, orang diciptakan paling hakiki dan sifat manusiawinya adalah paling senang melihat orang lain dalam kesusahan. Seperti yang saya alami, kerja pada bagian yang sama, gaji juga sama, ketika giliran piket ada yang makan tulang, artinya cari celah yang enak, cari piket yang tenang dan menyenangkan serta memberikan keuntungan mutlak bagi dirinya sendiri.
Jika berfikir logis, dimana qt bisa mendapatkan keadilan tersebut? Namun mari kita orang2 beriman, beraklak mulia serta menjunjung diri dengan harga yang tinggi, ya kita terima aja, yang terpenting sudah mengetahi dimana letak ketidak adilan tersebut... kan begitu..? Terakhir, buatlah keluarga anda, saudara anda dan orang tua anda merasa bangga dengan apa yang telah anda lakukan.. Trims.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf sebelumnya jika saya turut gabung,<br />
1. Keadilan memang hanya merupakan kata, namun dalam hidup ini banyak ragamnya, dunia ini pun dihuni oleh orang2 yang beraneka ragam budaya dan pola berfikirnya.<br />
2. Jika kita berfikir adil, maka mulailah keadilan tersebut dari diri qt sendiri, baru mengarah pada lingkungan qt, baik lingkungan bergaul, keluarga maupun kerja.</p>
<p>Pada prinsipnya, orang diciptakan paling hakiki dan sifat manusiawinya adalah paling senang melihat orang lain dalam kesusahan. Seperti yang saya alami, kerja pada bagian yang sama, gaji juga sama, ketika giliran piket ada yang makan tulang, artinya cari celah yang enak, cari piket yang tenang dan menyenangkan serta memberikan keuntungan mutlak bagi dirinya sendiri.<br />
Jika berfikir logis, dimana qt bisa mendapatkan keadilan tersebut? Namun mari kita orang2 beriman, beraklak mulia serta menjunjung diri dengan harga yang tinggi, ya kita terima aja, yang terpenting sudah mengetahi dimana letak ketidak adilan tersebut&#8230; kan begitu..? Terakhir, buatlah keluarga anda, saudara anda dan orang tua anda merasa bangga dengan apa yang telah anda lakukan.. Trims.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pareto dan kisah Dunia yang tak adil oleh jeffry</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2008/01/12/pareto-dan-kisah-dunia-yang-tak-adil/#comment-7</link>
		<dc:creator>jeffry</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 17:29:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2008/01/12/pareto-dan-kisah-dunia-yang-tak-adil/#comment-7</guid>
		<description>Ass. Saya hanya mengirim saran kepada teman-teman sesama muslim, cara mendekatkan diri kepada Allah cukup dilakukan dengan Tauhid dan Zuhud, Tawadduk kepada Allah, selanjutnya Jihad dengan Aqidah yang benar, selalu menghiasinya dengan Asmaul Husna.
Tidaklah berani saya menilai tentang suatu ajaran/keyakinan, tetapi alangkah sedihnya melihat umat Islam khususnya di Indonesia, dengan berbagai keyakinannya akhirnya mereka terpecah-pecah, inilah yang diakibatkan menterjemahkan Al-Qur&#039;an dengan menggunakan bahasa akal, haram hukumnya, melakukan i&#039;tikaf dengan menutup mata sambil berzikir,  bid&#039;ah, dosa syirik sangat halus.
Kepada para generani muslim hati-hati belajar agama, Islam itu sangat sempurna, dasar hukumnya sangat kuat,
Alas toborobiukum qolu bala sahitna, ayolah kita melapangkan fikiran, setelah penciptaan nur Muhammad siapa yang diciptakan, ....................... ketika seorang muslim berbicara tentang Muhammad, maka iblis akan segera mendekati kita, naudzubillah
Nanti kita kira kekuatan itu anugerah dari Allah, tau-taunya dari wak labu, mak kuali, jembalang, gondoruwo, istidhrot, naudzubillah, akhirnya dada menjadi sesak, jantung pun berdegup kencang, astagfirullah......... ampunilah kami ya Allah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Saya hanya mengirim saran kepada teman-teman sesama muslim, cara mendekatkan diri kepada Allah cukup dilakukan dengan Tauhid dan Zuhud, Tawadduk kepada Allah, selanjutnya Jihad dengan Aqidah yang benar, selalu menghiasinya dengan Asmaul Husna.<br />
Tidaklah berani saya menilai tentang suatu ajaran/keyakinan, tetapi alangkah sedihnya melihat umat Islam khususnya di Indonesia, dengan berbagai keyakinannya akhirnya mereka terpecah-pecah, inilah yang diakibatkan menterjemahkan Al-Qur&#8217;an dengan menggunakan bahasa akal, haram hukumnya, melakukan i&#8217;tikaf dengan menutup mata sambil berzikir,  bid&#8217;ah, dosa syirik sangat halus.<br />
Kepada para generani muslim hati-hati belajar agama, Islam itu sangat sempurna, dasar hukumnya sangat kuat,<br />
Alas toborobiukum qolu bala sahitna, ayolah kita melapangkan fikiran, setelah penciptaan nur Muhammad siapa yang diciptakan, &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. ketika seorang muslim berbicara tentang Muhammad, maka iblis akan segera mendekati kita, naudzubillah<br />
Nanti kita kira kekuatan itu anugerah dari Allah, tau-taunya dari wak labu, mak kuali, jembalang, gondoruwo, istidhrot, naudzubillah, akhirnya dada menjadi sesak, jantung pun berdegup kencang, astagfirullah&#8230;&#8230;&#8230; ampunilah kami ya Allah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di UPAYA MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT oleh syahrul</title>
		<link>http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-6</link>
		<dc:creator>syahrul</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 07:40:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akurury.wordpress.com/2007/10/01/upaya-mendekatkan-diri-pada-allah-swt/#comment-6</guid>
		<description>Allahuakbar!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allahuakbar!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
